Hal ini disampaikan oleh pendiri Bosowa Aksa Mahmud dalam dialog bersama media di kantornya, Menara Karya, Jakarta, Rabu (28/12/2011)
"Pada 2012 Semen Bosowa Maros Makasar akan melakukan peningkatan kapasitas produksi menjadi 2,5 juta ton untuk 2012 dan 4,5 juta ton untuk 2013 dengan melakukan ekspansi pembangunan unit 2," katanya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksa juga menyampaikan bahwa saat ini PT Semen Bosowa Maros telah mempercepat pelunasan pinjaman sindikasi ke BNI dan Bank Mandiri senilai Rp 547 miliar.
"Pelunasan di 2011 sebesar Rp 547 miliar. Untuk Bank Mandiri Rp 328 miliar dan BNI Rp 219 miliar. Masih ada sisa utang Rp 1,1 triliun sampai 2015. Untuk sisa ini tidak akan kita percepat karena menjaga hubungan baik dengan perbankan, sebenarnya kalau mau mempercepat pembayaran bisa," katanya.
(hen/hen)











































