Presiden Direktur PT Indomobil Suzuki Internasional Subronto Laras mengungkapkan pihaknya dan para ATPM lain pada dasarnya tidak mempermasalahkan keinginan pemerintah di 2014 mewajibkan semua kendaraan baru diproduksi menggunakan converter kit.
"Namun, tentu harus ada mekanisme, regulasi, dan waktu yang jelas dari pemerintah," ujarnya di Hotel Pullam, Jakarta, Jumat (27/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau pasarnya jelas, tanpa disuruh pun ATPM dan pabrikan akan buat sendiri tanpa harus diwajibkan oleh pemerintah," katanya.
Dan untuk menciptakan pasar tersebut, Subroto bilang merupakan pekerjaan yang tidak mudah. "Bagaimana pemerintah bisa menyediakan infrastruktur gasnya, sosialisasinya, regulasinya, harga gasnya sendiri. Dan itu memerlukan waktu yang tidak sebentar," terangnya.
Kalaupun pemerintah tetap pada rencananya untuk mewajibkan kendaraan baru di 2014 harus include ke gas, asal aturannya jelas tidak ada masalah.
Bagaimana dengan harga mobil jika dengan converter kit ini? Menurut Subronto, harga kendaraan tidak berpengaruh meskipun ditambah dengan komponen converter kit.
"Harga saya rasa akan tetap, karena dengan bisa menggunakan gas. Maka ada beberapa komponen mesin yang dihilangkan, seperti karburator dihilangkan, jadi mesin full injection dan sebagainya, jadi sepertinya tidak akan berdampak pada harga mobil," tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan Presiden SBY meminta kepada produsen mobil di Indonesia untuk mendesain mesinnya dengan menggunakan converter kit sehingga bisa menggunakan bahan bakar gas (BBG) mulai 2014.
(dnl/dnl)











































