Direktur Utama Krakatau Steel Fazwar Bujang mengatakan, air separation plant memiliki kepasitas produksi 45 ribu meter kubik per jam (NCMH). Jika disetahunkan, produksinya mencapai 356,4 juta NCMH.
Ia menambahkan, anak usaha baru ini selanjutkan adakan menyediakan pasokan gas untuk Krakatau Steel, serta pabrik-pabrik lain di sekitar Cilegon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka juga pasok gas O2, juga selain itu. Nitrogen karena ini produk ikutannya. Hasil Nitrogen bisa empat kali kipat dari hasil 45 ribu NCMH," tegasnya.
Kerjasama ini akan dimulai dengan membentuk joint venture yang akan melaksanakan pembangunan pabrik, kegiatan produksi dan distribusi, pemelihara pabrik dan pemasaran.
Menteri BUMN Dahlan Iskan pun memuji langkah kerjasama Krakatau Engineering dan Samator. Krakatau Steek dianggap memilih mitra yang ideal, karena Samator termasuk perusahaan besar.
"KS pintar. Sebelumnya untuk memenuhi gas mereka membeli, sekarang memiliki. Dengan melahirkan bersama, dan siap bertarung dengan perusahaan asing. Kita harap ini akan unggul," imbuhnya.
(wep/dnl)











































