"Saya ingin mereka membangun smelternya di sini dan bahan baku kita jamin. Jadi dia nanti ekspor ke luar negeri, terutama ke negaranya, sudah menjadi barang jadi," kata Hidayat di kantornya, Selasa (10/4/2012)
Saat ini menurut Hidayat sudah ada 17 perusahaan asing yang telah berniat untuk membangun smelter di Indonesia. 17 perusahaan tersebut telah mengajukan permohonan itu ke Kementerian ESDM. "Ngelamarnya ke ESDM, katanya sudah lebih dari 17 unit perusahaan," jelas Hidayat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta industri besar Jepang yang selama ini impor bahan baku mineral dari Indonesia agar mulai menyetop impornya dari Indonesia," ujar Hidayat.
Bukan hanya dari pihak luarnya saja, Hidayat pun mengaku terpukul oleh tindak tanduk pihak penambang lokal yang masih melakukan ekspor bahan baku mineral ini. "Yang saya sedih sekali, lihat kenyataan kawan kita yang mengeruk pasir besi untuk diekspor sebelum 2014 ini yang jadi pikiran saya,"
Seperti diketahui Undang Undang Mineral dan Batubara (Minerba) tahun 2009 yang melarang ekspor bahan baku mineral dan batu bara yang diimplementasikan pada tahun 2014.
(zul/hen)











































