MS Hidayat: 17 Perusahaan Asing Ngelamar Bangun Smelter

MS Hidayat: 17 Perusahaan Asing Ngelamar Bangun Smelter

- detikFinance
Selasa, 10 Apr 2012 15:16 WIB
MS Hidayat: 17 Perusahaan Asing Ngelamar Bangun Smelter
Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat mendorong semua perusahaan besar membangun smelter atau pabrik olahan mineral di Indonesia. Diharapkan mereka bisa mengekspor mineral dalam bentuk barang jadi.

"Saya ingin mereka membangun smelternya di sini dan bahan baku kita jamin. Jadi dia nanti ekspor ke luar negeri, terutama ke negaranya, sudah menjadi barang jadi," kata Hidayat di kantornya, Selasa (10/4/2012)

Saat ini menurut Hidayat sudah ada 17 perusahaan asing yang telah berniat untuk membangun smelter di Indonesia. 17 perusahaan tersebut telah mengajukan permohonan itu ke Kementerian ESDM. "Ngelamarnya ke ESDM, katanya sudah lebih dari 17 unit perusahaan," jelas Hidayat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan gencarnya perusahaan-perusahaan besar di Jepang dan Korea saat ini melakukan praktek impor bahan baku mineral dari Indonesia membuatnya resah. Walaupun pada tahun 2014, sudah ada larangan ekspor dalam bentuk bahan mentah.

"Saya minta industri besar Jepang yang selama ini impor bahan baku mineral dari Indonesia agar mulai menyetop impornya dari Indonesia," ujar Hidayat.

Bukan hanya dari pihak luarnya saja, Hidayat pun mengaku terpukul oleh tindak tanduk pihak penambang lokal yang masih melakukan ekspor bahan baku mineral ini. "Yang saya sedih sekali, lihat kenyataan kawan kita yang mengeruk pasir besi untuk diekspor sebelum 2014 ini yang jadi pikiran saya,"

Seperti diketahui Undang Undang Mineral dan Batubara (Minerba) tahun 2009 yang melarang ekspor bahan baku mineral dan batu bara yang diimplementasikan pada tahun 2014.

(zul/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads