Padahal kemarin Selasa (25/4/2012), ia memberikan 7 arahan alias instruksi kepada para Menterinya terkait kebijakan pengendalian Bahan Bakar Miyak (BBM), kini SBY memberikan 10 lagi arahan.
Sepuluh arahan yang disampaikan SBY kali ini terkait pengelolaan dan pengembangan industri dan ekonomi kreatif. SBY menyampaikan hal ini dalam pembukaan acara tahunan Indonesia pameran kerajinan Indonesia yang ke-14 yakni Inacraft 2012 di Jakarta Convention Center, Rabu (25/4/2012).
"Ada sejumlah hal yang mesti kita kerjakan baik-baik. Dan mesti kita kelola baik-baik agar industri kreatif termasuk handicraft terus berkembang. Saya mengingatkan beberapa hal," kata SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama
Bisnis handicraft terus meningkat dan harus terus ditingkatkan kedepan. Bisnis ini merupakan sumbangan yang sangat berarti bagi perekonomian. Terutama meningkatkan ekspor, sektor riil dan lapangan pekerjaan.
Kedua
Kualitas produk makin baik dan ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Jika ingin bersaing di pasar maka diperlukan kualitas yang terjaga dengan meningkatkan pelatihan, teknologi yang tepat dan perbandingan yang matang.
Ketiga
Dari sisi pemodalan, pemerintah memberikan kredit usaha rakyat (KUR) ada baiknya perlu terus digalakkan dan terus digunakan itu. Melalui perusahaan swasta lebih baik diarahkan untuk memberikan permodalan melalui Corporate Social Responsibility (CSR).
Keempat
Manajemen usaha perlu dibenahi agar baik, berlatih, terdidik dan dibimbing. Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah perlu membimbing para perajin.
Kelima
Promosi dan pameran seperti ini perlu dikembangkan terus. Saat ini melalui media juga perlu dipasarkanagar dunia tahu hebatnya keunggulan dari handicraft Indonesia. Termasuk yang dilakukan lembaga kepresidenan yang ikut mempromosikan.
Keenam
Penjualan didorong terus hingga tembus pasar-pasar luar negeri. Penting juga untuk masyarakat yang ikut membeli produk lokal.
Ketujuh
Perlu dilakukan branding dan hak paten bagi seluruh produk asli Indonesia. Karena banyak yang suka produk Indonesia sehingga perlu mendaftarkan hak paten agar tidak dibajak dengan mudah.
Kedelapan
Produk yang ramah lingkungan tetap dijaga. Masyarakat harus bertekad untuk tetap menjaga lingkungan dan memastikan tidak ada yang merusak kelestarian lingkungan.
Kesembilan
Bimbingan dan pembinaan terus diupayakan. Pemda dan Pemkab diminta aktif membantu
Kesepuluh
Mengenai kebijakan dan regulasi. Dimana pemerintah melalui Kementerian terkait akan berusaha memudahkan aturan yang bermaksud dapat memberatkan perkembangan industri kreatif.
"Kita sudah tahu 10 hal jadi tinggal dijalankan," kata SBY.
Menurut SBY, jika angka penjualan seluruh produk kreatif ini mencapai US$ 800 juta, maka di 2015 nantinya bisa menembus US$ 1,5 miliar.
"Sangat mungkin industri kreatif kita bernilai US$ 1 miliar lebih, jangan tanggung-tanggung dan jangan ragu-ragu. Kita punya sasaran dan kita perjuangkan bersama," paparnya.
Pameran tersebut akan dilangsungkan selama lima hari sejak 25 April 2012 hingga 29 April 2012 diselenggarakan oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Kerajinan Indonesia dan didukung oleh kementerian dan BUMN yang ada.
Tema pameran tahun ini adalah "from small village to global market" kesenian yang ditampilkan dari Kalimantan Barat sebagai icon pameran.
(dru/dnl)











































