Menurut Direktur Utama RNI Ismed Hasan Putro, Dahlan yang datang ke pabrik pukul jam setengah 6 pagi sempat ditolak masuk ke pabrik gula Krebet Baru. Baru setelah Dahlan membuka kaca mobil, kemudian petugas satpam mengizinkan beliau masuk.
"Ini merupakan bagian dari profesionalitas kerja satpam di lingkungan pabrik gula," ungkapnya kepada detikFinance, Sabtu (28/5/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya terharu sekali. Ini (Pabrik Gula Krebet Baru Malang) berubah total, kalau anda lihat ke dalam mulai bersih. Dulu waktu saya awal jadi menteri saya keling pabrik-pabrik gula itu seperti semua berantakan, kotor, sekarang sudah bersih agak bersih," tambahnya.
Dahlan juga meminta agar lingkungan pabrik juga diperhatikan. Seperti penataan kantor dan taman sehingga dapat membuat suasana kerja yang kondusif. Tapi dia menegaskan jika kondisi pabrik tetap harus diprioritaskan terlebih dahulu.
"Masak taman bagus tapi pabriknya tidak bagus. Karena pabrik tempat cari uang dan taman tempat buang uang," kelakarnya.
(feb/dnl)











































