Pertama, revitalisasi akan difokuskan pada perbaikan manejemen. Dia menilai, buruknya manajemen pabrik gula tidak dapat mencukupi kebutuhan gula dalam negeri.
Salah satu perbaikan manajemen dengan mengubah peraturan direksi tentang syarat menjadi kepala pabrik gula. Karena peraturan direksi yang ada dianggap rumit dan panjang. Yang menyebabkan seseorang bisa menjabat kepala pabrik gula saat usia 50 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jurus kedua yakni merebut kembali kepercayaan petani tebu. Pabrik gula harus memberikan jaminan subsidi ke petani. Itu diberikan bila rendemen tebu kurang dari 7 persen. Penyetoran uang ke petani akan dibayar langsung dan tunai.
Dengan begitu, petani tidak lagi beranggapan lagi bila pabrik gula memelakukan permainan harga. "Dulu, setor tebu sekarang, bayarnya baru satu atau dua bulan mendatang," sambung Dahlan.
Jurus yang terakhir, tahun ini pabrik-pabrik gula yang sekarat akan memegang iijin impor gula mentah (raw sugar). Sebelumnya impor gula mentah dipakai oleh pabrik gula rafinasi. Sehingga mematikan pabrik gula BUMN.
"Gula mentah tersebut giling bersamaan dengan gula lokal sehingga dapat meningkatkan produksi gula," pungkasnya.
(ang/ang)











































