Direktur Utama PT Astra Agro Lestari, Tbk Santoso mengatakan Amerika Serikat adalah negara yang egois karena tidak menganggap produk CPO asal Indonesia sebagai produk ramah lingkungan.
"Amerika negara paling egois. Nggak pakai CPO pura-pura menolak, CPO mereka kategorikan minyak nabati yang tidak sehat," ungkap Santoso di acara Workshop di Hotel Luxton Bandung, Jumat (2/11/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hampir tidak ada yang digunakan, CPO mereka kategorikan minyak nabati yang tidak sehat, ini kebohongan mereka. Mereka pakai kedelai," tegasnya.
Ia pun menyesalkan hal ini. Menurutnya, Amerika Serikat takut tersaingi oleh Indonesia.
"Mereka takut bersaing, makanya bilang CPO tidak sehat. CPO itu sebenarnya minyak rakyat paling murah karena produktivitas paling tinggi, sama seperti minyak nabati lainnya," ungkap Santoso kesal.
Seperti diketahui, pemerintah Indonesia gagal memperjuangkan CPO dalam daftar produk ramah lingkungan yang akan mendapatkan fasilitas penurunan tarif menjadi maksimal 5% pada 2015. APEC memutuskan 54 kategori produk ramah lingkungan tapi tidak memuat produk CPO.
(zul/hen)











































