Menurut Presiden Direktur Ultrajaya Sabana Prawirawidjaja, susu bubuk atau sering ia menyebutnya dengan susu tepung merupakan susu yang sudah mengalami 4 kali proses pemanasan. Sehingga kandungan protein dan vitamin murni yang terkandung di dalamnya mengalami kerusakan.
"Godaan itu selalu ada tetapi kita akan terus kembangkan susu cair," ungkapnya saat berdiskusi dengan media di Hotel Mason Pine Bandung dalam rangka memperingati 40 tahun pencapaian Ultrajaya sebagai pionir di industri susu UHT, Selasa (5/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ultrajaya saat ini getol memproduksi susu cair dengan kualitas tinggi. Produk susu cair seperti Ultra Milk, Ultra Mini, Ultra Milk Fat High Calcium, dan Susu Sehat. Sedangkan 2 produk susu cair yang diekspor adalah Ena milk dan Gala.
Ultrajaya juga memproduksi 2 produk susu kental manis yaitu Ultra Susu Kental Manis dan Cap Sapi. Sabana mengungkapkan susu tepung/bubuk hanya cocok digunakan sebagai bahan pendukung industri seperti industri biskuit.
"Tentu kadar susu murni lebih bagus bila dibandingkan dengan susu bubuk/tepung. Kandungan susunya pada produk susu bubuk rendah. Ini hanya pendukung untuk industri yang lainnya seperti biskuit," cetusnya.
(wij/ang)











































