Khususnya pada triwulan ke III tahun ini, pertumbuhan industri non migas mencapai 7,3% (year on year). Sementara pertumbuhan ekonomi Indonesia, pada periode itu hanya mencapai 6,17%.
Menteri Perindustrian MS Hidayat menjelaskan, pertumbuhan industri pada sektor ini masih menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dan merupakan pertumbuhan ekonomi terbesar pada triwulan III tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia merinci, pada periode triwulan III 2012, industri pengolahan non migas menyumbang pertumbuhan sebesar 1,62% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,2%.
"Industri pengolahan menyumbang pertumbuhan 1,62%, sektor perdagangan, hotel dan restoran menyumbang 1,22% dan sektor pengangkutan dan komunikasi menyumbang 1,02%. Sektor lainnya dibawah 1%," jelasnya.
Hidayat menambahkan, pada periode Januari-September 2012 nilai investasi Penanaman Modal Asing pada industri Non Migas mencapai US$ 8,6 milyar.
"Meningkat 65,9% terhadap nilai investasi pada periode yang sama tahun 2011," katanya.
Sementara untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada bulan Januari-September 2012 mencapai Rp 38,1 triliun, atau meningkat 40,19% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.
(zlf/hen)











































