Selain itu, kenyataannya Indonesia kerap kena tuduhan dumping, safeguard oleh negara lain. Tahun lalu saja tercatat hampir 100 orang dilatih menjadi diplomat ulung dari pelatihan di organisasi perdagangan dunia (WTO).
"Saya pikir kita harus makin tingkatkan itu. Misalnya kita mulai dari tahun lalu kita men-training mungkin hampir 100 orang tepatnya kalau nggak salah 89 yang dilatih dari WTO langsung untuk memperkuat kapasitas kita dalam diplomasi baik itu masalah safeguard dan lain-lain," ungkap Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di Jakarta, Rabu (16/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah ini makin hari akan terus makin kita tingkatkan dan makin mengangkat ini sebagai suatu prioritas. Kapasitas diplomasi dan kapasitas untuk memahami ruang lingkup. Juga bagaimana caranya kalau kita menghadapi pada saat kita sedang dituntut," tambahnya.
Bayu juga mengimbau agar diplomat tidak hanya sigap dalam keadaan sedang dituntut tetapi bagaimananya caranya agar sigap dalam menuntut.
"Ke depan akan terus meningkat. Kita sudah dapatkan informasi di mana produk kita dipermasalahkan dan kita lihat kebutuhan untuk mempermasalahkan produk yang masuk ke Indonesia," tandasnya.
(wij/hen)











































