Hanggar baru ini akan menambah jumlah hanggar perawatan pesawat yang dimiliki GMF menjadi empat.
"GMF menambah hanggar, yakni hanggar 4. Ditandai dengan groundbreaking. Konstruksi oleh PT Wijaya Karya Tbk, waktu pembangunan 17 bulan. Ditargetkan beroperasi Juli 2014," tutur Direktur Utama GMF Ricard Budihadianto di lokasi groundbreaking Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Rabu (30/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ricard menjelaskan, dengan tambahan hanggar perawatan pesawat ini, GMF bisa menangkap bisnis perawatan (maintanance) pesawat yang selama ini belum diserap secara maksimal di Indonesia.
"Bisnis perawatan pesawat 70% dilakukan di luar negeri. Bengkel di Indonesia hanya menyerap 30%," tambahnya.
Nantinya, hanggar baru ini bisa menampung perawatan 16 pesawat berbadan kecil secara sekaligus.
Tampak hadir dalam acara groundbreaking ini adalah Menteri Perindustrian MS Hidayat, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar.
Pada kesempatan itu, GMF juga menandatangani kerjasama dengan perusahaan asal Amerika Serikat B/E Aerospace, untuk perawatan produk-produk interior dan kabin pesawat.
(hen/dnl)











































