Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, para investor asing saat ini lebih memilih untuk berinvestasi di negara yang besaran upah minimumnya tidak terlalu tinggi, seperti Vietnam.
Sarman yang juga Anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta mengatakan, Vietnam selalu menerapkan UMP 15% di bawah Indonesia sehingga itu menjadi daya tarik bagi investor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan tersebut Sarman mengatakan, meski UMP naik, namun sampai saat ini belum ada perusahaan asing yang hengkang dari Indonesia.
"Sampai saat ini karena kondisinya sangat-sangat direspon oleh gubernur, belum ada. Yang 10 perusahaan Korea Selatan itu hanya isu. Jumlah perusahaan Korsel ada 60. Itu isu saja tapi kami ngga khawatir. Kami yakin kalau teman-teman buruh dan pemerintah masih memberikan iklim yang kondusif, saya yakin mereka tidak akan pindah," kata Sarman.
(dnl/dnl)











































