Tarif Listrik Naik, Mulai Maret Pabrik Es Batu Naikkan Harga

Tarif Listrik Naik, Mulai Maret Pabrik Es Batu Naikkan Harga

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 04 Mar 2013 18:26 WIB
Tarif Listrik Naik, Mulai Maret Pabrik Es Batu Naikkan Harga
Jakarta -

Kenaikan tarif listrik bertahap yang mulai berlaku 1 Januari 2013 akhirnya direspons oleh para pengusaha pabrik es batu. Mereka akhirnya menaikkan harga karena sudah tak sanggup lagi menanggung beban tarif listrik.

Mulai 1 Maret 2013 mereka menaikkan harga rata-rata 25% sebagai dampak kenaikan rata-rata tarif listrik tahun ini yang mencapai 15%. Kenaikan ini berlaku untuk es balok maupun es kristal (es batu ukuran kecil). Saat ini harga es balok di tingkat pabrik naik dari Rp 8.500 menjadi Rp 10.500 per balok.

"Kami sudah naikkan harga mulai 1 Maret 2013 dari Rp 8.300-8.500 per balok, tergantung pabrikan masing-masing, naik Rp 2.000," kata Ketua Umum Ikatan Pengusaha Industri Es (IPIES) Jabotabek Rauzi Taher kepada detikFinance, Senin (4/3/2013)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rauzi mengatakan, sejak awal tahun pihaknya sudah ingin menaikkan harga es batu, namun kendala banjir dan musim hujan, sehingga rencana itu ditunda. Saat ini dianggap waktu yang tepat untuk menaikkan harga karena mulai memasuki musim panas.

"Jadi produksi es itu masalah cuaca, kemarin itu selain musim hujan juga banjir di jakarta, sekarang baru panas. Es itu kalau musim hujan nggak laku," katanya.

Menurutnya, komponen listrik pada biaya produksi di pabrik es mencapai 40%-50% sisanya air, amoniak, garam, pegawai, pajak, dan lain-lain. Pola produksi pabrik es harus beroperasi 24 jam memakai listrik.

"Rata-rata itu pabrik es per harinya memerlukan daya 850-1.300 KVA per hari," katanya.

Catatan detikFinance, para pengusaha es batu ini telah beberapa kali menaikkan harga akibat kenaikan tarif listrik. Tahun lalu telah terjadi kenaikan 15% pada April 2012. Sebelumnya akibat kenaikan tarif listik, harga es batu juga naik sejak 10 Juli 2010.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads