Kini perseroan sedang menjajaki mendirikan sebuah pabrik semen baru dengan kapasitas produksi 1 juta ton per tahun di Myanmar.
Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama Semen Indonesia, Dwi Soetjipto kepada wartawan usai acara diskusi semen di Kantor Pusat Bisnis Indonesia, Jakarta, Senin (25/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait rencana aksi korporasi di Myanmar, Semen Indonesia akan menggandeng mitra lokal. Alokasi dana yang digelontorkan mencapai US$ 200 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun.
"Internalnya butuh US$ 200 juta untuk nilai investasinya. Tapi kan kira-kira dari pinjaman US$ 140 juta, sampai US$ 160 juta yang sendiri," tambahnya.
Setelah beroperasi di tahun 2017, produksi semen dari pabrik di Myanmar ini, akan dijual untuk memenuhi kebutuhan semen di Thailand dan Bangladesh.
(hen/hen)










































