Produsen cat, PT Jotun Indonesia akan memperkuat segmen marine (kelautan) sehingga berkontribusi lebih besar terhadap total penjualan perusahaan yang pada tahun ini ditargetkan sekitar Rp 1,3 triliun.
Salah satunya adalah dengan meluncurkan produk terbaru Seaquantum X200 dengan teknologi Silyl Acrylateuntuk pasar Anti-fouling di Indonesia pada pameran INAMARINE 2013 di JiExpo, Jakarta pada 2-4 Mei 2013.
"Kami berupaya memperkuat penjualan di segmen marine," kata General Manager-Marine PT Jotun Indonesia Hendra Duna, dalam siaran pers, Kamis (2/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara kontribusi terbesar masih disumbang segmen decorative dan project sebesar 50% dan sisanya protective sebesar 25%.
"Kami targetkan penjualan cat segmen marine tahun ini sekitar Rp 260 miliar, naik dari tahun lalu sekitar Rp 190 miliar," kata dia.
Jotun merupakan perusahaan multinasional pertama di dunia yang memiliki technology Silyl Acrylate pada produk anti-foulingnya. Cara kerja teknologi ini lebih stabil dan maksimal dalam memproteksi kapal terhadap fouling, algae dan lumut.
Hampir seluruh anggota Indonesia National Shipowner Association (INSA) menjadi langganan perusahaan cat asal Norwegia ini, seperti Andika lines, Berlian Laju Tanker, Tempura Mas, Samudera Indonesia, Pelindo, hingga Pertamina, dan kapal-kapal milik TNI AL. (ang/dnl)











































