"Omong kosong kita swasembada gula kalau kita tidak punya pabrik gula besar," ucap Dahlan diacara Penyerahan Kontraktor Pelaksana Engineering, Procurement, Construction (EPC) PT Industri Gula Glenmore, di Kantor Kementerian BUMN, Selasa (23/7/2013).
Menurut Dahlan, untuk mencapai swasembada gula, minimal memiliki 10 pabrik gula sekelas pabrik gula Glenmore. Pabrik tersebut berlokasi di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pabrik milik PT Perkebunan Nusantara XII (PTPN XII) ini berkapasitas 6.000 TTH (Ton Tebu per Hari) expandable hingga 8.000 TTH,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini ia sedang mencari lokasi-lokasi untuk pembangunan pabrik gula selanjutnya. "Kita akan bangun pabrik gula lagi dan lagi, lokasinya bisa di Lampung, Sulawesi dan lainnya, asal jangan di Kalimantan," ungkapnya.
Terkait pembangunan pabrik gula Glenmore di Jawa Timur, kata Dahlan ini akan menjadi pabrik terbesar di Indonesia. "Ini pabrik akan jadi pabrik gula besar di Indonesia, investasinya mencapai Rp 1,5 triliun," katanya.
"Pabrik ini diharapkkan dapat memenuhi kebutuhan gula nasional yang saat ini mengalami kesenjangan sebesar 47% (produksi gula nasional pada tahun 2012 adalah sebesar 2,3 juta ton, sedangkan konsumsi sebesar 4,3 juta ton)," ungkap Direktur Utama PT Rekayasa Industri, M. Ali Suharso ditempat yang sama.
Pembangunan pabrik gula ini akan secara terpadu yang terdiri dari pabrik gula, pabrik pupuk organik, pabrik pakan ternak dan pembangkit tenaga listrik tenaga biomassa.
"Pabrik gula Glenmore ditargetkan dapat memproduksi gula kristal putih sebesar 6.000 ton per hari dan dapat ditingkatkan menjadi 8.000 ton per hari, pupuk organik granuler sebesar 90 ton per hari, pakan ternak sebesar 300 ton per hari, pembangkit listrik biomassa berkapasitas 6 MW," ucap Ali.
(rrd/hen)











































