Daftar Negatif Investasi Sektor Industri Hingga Kehutanan akan Diperlonggar

Daftar Negatif Investasi Sektor Industri Hingga Kehutanan akan Diperlonggar

Zulfi Suhendra - detikFinance
Selasa, 27 Agu 2013 14:50 WIB
Daftar Negatif Investasi Sektor Industri Hingga Kehutanan akan Diperlonggar
ilustrasi
Jakarta - Pemerintah akan melonggarkan aturan Daftar Negatif Investasi (DNI) untuk beberapa sektor. Saat ini revisi aturan DNI sudah di kantor Menko Perekonomian. Bocoran sektornya mencakup bidang kesehatan, perindustrian, pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf), perdagangan, dan kehutanan.

Deputi bidang Realisasi Investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan, secara konsep, revisi aturan tersebut telah rampung diselesaikan. Saat ini, aturan tersebut tengah memasuki tahap finalisasi.

"DNI itu sudah selesai konsepnya. Sekarang finalisasi ada di menko (menteri koordinator) dan Setkab (sekretariat kabinet). Ini sudah selesai sebetulnya," kata Anshar saat ditemui di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jaksel, Selasa (27/8/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anshar mengatakan, revisi tersebut dibuat untuk melonggarkan aturan DNI yang terbilang ketat untuk beberapa sektor investasi yang dibatasi.

"Prinsipnya harus banyak memberikan peluang terhadap swasta. Sebetulnya bukan dibuka, tapi lebih dilonggarkan. Dulu persyaratannya X persen untuk asing sekarang X minus. Misalnya 49% menjadi 65%. Kalau contohnya saya nggak bisa," katanya.

Anshar enggan menyebutkan secara spesifik contoh investasi apa yang nantinya akan dilonggarkan DNI-nya. Namun menurutnya, ada beberapa sektor yang masuk ke dalam revisi aturan ini.

"Ada kesehatan, perindustrian, ada di parekraf, ada di perdagangan ada yang di kehutanan juga," katanya.

(zlf/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads