"Kami dari PT Solo Manufaktur Kreasi selaku produsen mobil Esemka merasa tidak ada masalah dengan keberadaan mobil murah itu. Harganya bersaing kok," ungkap Public of Communications PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) Budhi Martono saat ditemui di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Sabtu (5/10/2013).
Menurut Budhi, harga mobil murah yang dipatok Rp 70-95 juta/unit sama sekali tidak mempengaruhi penjualan mobil nasional Esemka ke depan. Hal ini karena masing-masing produk mempunyai pasar sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budhi juga mengaku, saat ini perusahaannya sudah mempunyai orderan yang cukup besar baik di dalam maupun di luar negeri. Tahun 2011, mobil Esemka mendapatkan perizinan produksi dari Kementerian Perindustrian dan kelayakan jalan dari Kementerian Perhubungan sesuai peraturan pemerintah hingga layak diperdagangkan dan berhasil hingga tahun 2013 ini.
"Provinsi Papua saja minta 200 unit tetapi dibuat dan dikembangkannya di sana. Aceh juga pesan 40 unit tetapi mereka minta dibuat di sana. Kalau kita bersama-sama dan melakukan ini secara continue, ini banyak sekali pesanannya. Jawa Timur yang juga paling banyak pesannya. Kita baru mempunyai 2 pabrik di Malang dan Solo. Belum lagi pesanan Afrika Selatan dan Aljalzair tetapi kita putuskan untuk memenuhi permintaan lokal dulu," jelas Budhi.
(wij/dnl)











































