"Saat ini masih desain, tapi kita terus ikuti," ungkap Asep saat berkunjung ke kantor detikFinance, Kamis (10/10/2013).
Menurut Asep, Merpati mencermati setiap jenis pesawat yang ada untuk kedepannya digunakan oleh perseroan. Pesawat yang sesuai dengan performance dan rencana bisnis Merpati akan didatangkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini pesawat yang bakal digunakan perseroan adalah milik PT Dirgantara Indonesia (PT DI) yaitu N-219.
Dijelaskan Asep, penggunaan N-219 mendukung rencana bisnis Merpati untuk terus mengembangkan penerbangan perintis. Ia mempunyai mimpi untuk terus membuat Merpati terbang keliling Indonesia.
"Untuk kelas 20 seater itu penerbangan perintis kita siap gunakan N-219. Kita tetap menjelajah langit Indonesia dengan berupaya menghubungkan tempat-tempat yang belum digarap maskapai lain. Ini ciri khas kita," jelas Asep.
Saat ini untuk kelas sampai 20 tempat duduk, Asep menjelaskan Merpati memiliki 8 pesawat. Antara lain, Twin Otter dan Cessna.
"Ke depan kita siap menambah sampai 40 pesawat untuk penerbangan perintis. Doakan agar Merpati bisa terus terbang di tanah air Indonesia," tutup Asep.
(dru/hen)











































