Menurut Sofjan yang juga merupakan pengusaha senior ini, jadwal cuti bersama ini mengganggu produktivitas dunia usaha.
"Kalau cuti bersama terus, bagaimana kita bersaing? Buruh kita juga nggak produktif," ucap Sofjan kepada detikFinance, Sabtu (12/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus suplai (dana) terus, karena kita punya pesanan tapi karena libur, ongkos kita naik, karena harus bayar uang lembur," sebutnya.
Sofjan mengatakan, banyaknya cuti bersama di Indonesia berawal saat kondisi pariwisata di Bali lesu pasca Bom Bali. Untuk meningkatkan kunjungan, Jusuf Kalla yang waktu menjabat Wakil Presiden membuat program cuti bersama.
"Itu karena bom Bali. Itu dibikinlah cuti bersama karena Bali pariwisatanya sepi. Sekarang kan keenakan. Cuti Bersama PNS kita keenakan. Itu nggak punya pekerja," jelasnya.
Ia pun meminta jadwal cuti bersama dikurangi, karena jelas-jelas menggangu daya saing industri Indonesia dibandingkan negara lain.
"Jangan ada lagi atau dikurangi ini nggak perlu produktif. Ini nggak bersaing," tegasnya.
Seperti diketahui pada tahun 2014, jumlah cuti bersama juga cukup banyak. Berikut daftar lengkap cuti bersama dan hari libur nasional 2014:
Hari Libur Nasional 2014:
1 Januari, Rabu, Tahun Baru 2014
14 Januari, Selasa, Maulid Nabi Muhammad SAW
31 Januari, Jumat, Tahun Baru Imlek 2565 Kongzili
31 Maret, Senin, Nyepi Tahun Baru Saka 1936
18 April, Jumat, Wafat Isa Al Masih
1 Mei, Kamis, Memperingati Hari Buruh Internasional
15 Mei, Kamis, Hari Raya Waisak 2558
27 Mei, Selasa, Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW
29 Mei, Kamis, Kenaikan Isa Al Masih
28-29 Juli, Senin-Selasa, Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah
17 Agustus, Minggu, Hari Kemerdekaan RI
5 Oktober, Minggu, Hari Raya Idul Adha 1435 Hijriah
25 Oktober, Sabtu, Tahun Baru Islam 1436 Hijriah
25 Desember, Kamis, Hari Raya Natal
Cuti Bersama 2014:
30-31 Juli dan 1 Agustus (Rabu-Jumat) untuk Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah.
26 Desember, Jumat untuk Hari Raya Natal
(feb/dnl)











































