Atas naiknya laba tersebut, produsen pesawat Dreamliner itu pun mengubah target laba dan penjualan pesawat di akhir tahun ini.
Sementara pendapatan alias omzet penjualan pesawat perusahaan yang bermarkas di Chicago itu dibukukan naik 11% menjadi US$ 22,13 miliar, angka ini melebihi prediksi pasar sebesar US$ 21,68 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kinerja operasi yang kuat mendorong tingginya laba, pendapatan dan arus kas kami sejalan dengan penerimaan kontrak yang mencetak rekor. Smeua ini meningkatkan nilai para pemegang saham," kata Komisaris sekaligus CEO Boeing, Jim McNerney, dalam keterangan tertulis yang dikutip AFP, Kamis (24/10/2013).
"Meski ada ketidakpastian di industri pertahanan AS, tapi strategi dan keteguhan bisnis kami secara keseluruhan berhasil memberikan hasil sesuai prediksi. Kuatnya kinerja kami sejak awal tahun ini membuat kami meningkatkan target laba dan penjualan di akhir 2013 ini," tambahnya.
(ang/ang)











































