Namun rencana ini ditunda dan pengumuman akan dilakukan sore nanti di Istana Presiden. Selain itu, Menteri Perindustrian MS Hidayat dan Menteri BUMN Dahlan Iskan juga diinformasikan pagi ini harus menghadap Presiden.
"Konferensi pers ditunda menjadi jam 3 (15.00 WIB) di Istana Negara," kata Kabag Pemberitaan Kementerian Perindustrian Feby Setyo Haryono, di kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (1/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Indonesia memiliki 41,13% saham Inalum, sedangkan Jepang memiliki 58,87% saham yang dikelola konsorsium Nippon Asahan Aluminium (NAA). Konsorsium NAA beranggotakan Japan Bank for International Cooperation (JBIC) yang mewakili pemerintah Jepang 50% dan sisanya oleh 12 perusahaan swasta Jepang.
Berdasarkan perjanjian RI-Jepang pada 7 Juli 1975, kontrak kerjasama pengelolaan Inalum berakhir 31 Oktober 2013.
(zlf/dnl)











































