Daftar Masalah Boeing Dreamliner, Toilet Tak Bisa Disiram Hingga Aki Berasap

Daftar Masalah Boeing Dreamliner, Toilet Tak Bisa Disiram Hingga Aki Berasap

Wahyu Daniel - detikFinance
Rabu, 15 Jan 2014 11:10 WIB
Daftar Masalah Boeing Dreamliner, Toilet Tak Bisa Disiram Hingga Aki Berasap
Jakarta - Pesawat Boeing 787 Dreamliner merupakan pesawat canggih dengan harga sekitar Rp 2,3 triliun. Namun sejak awal 2013 hingga sekarang, beragam masalah terus diderita oleh pesawat ini.

Seperti dikutip dari situs resmi Boeing, harga pesawat seri 787 dipatok mulai dari US$ 206,8 juta (Rp 1,96 triliun) sampai US$ 243,6 juta (Rp 2,31 triliun).

Meski harganya cukup mahal, tapi ternyata masih lebih murah dari 'kakaknya' yaitu seri 777. Seri ini punya harga yang lebih tinggi, mulai US$ 258,8 juta (Rp 2,45 triliun) sampai US$ 315 juta (Rp 3 triliun).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah Dreamliner yang beroperasi di dunia saat ini meningkat dua kali lipat, dari 50 unit pada awal 2013 lalu saat pesawat ini banyak mendapatkan masalah.

Berikut sejumlah masalah yang pernah dihadapi pesawat ini seperti dikumpulkan detikFinance, Rabu (15/1/2014).

1. Masalah Aki dan Kelistrikan

Pada 4 Desember 2012 lalu, Dreamliner milik United Airlines terpaksa melakukan pendaratan darurat di New Orleans karena ada masalah kelistrikan. Lalu pada 13 Desember 2012, Qatar Airways menghentikan penerbangan 787 setelah adanya kesalahan teknis yang mengakibatkan masalah pada sistem kelistrikan. Belum sampai di situ, pada 7 Januari 2013, muncul percikan api muncul dari sistem kelistrikan 787 Dreamliner milik Japan Airlines yang baru saja mendarat di Boston setelah melakukan penerbangan jarak jauh dari Tokyo.

Kemudian, pada 15 Januari 2013 penerbangan All Nippon Airlines (ANA) NH 692 dari Yamaguchi Ube terpaksa melakukan pendaratan darurat tak lama setelah take-off, karena ada masalah kelistrikan. Maskapai penerbangan itu 'mengandangkan' 17 Dreamliner miliknya. Terbaru di pekan ini, Dreamliner milik Japan Airlines (JAL) mengalami gangguan lagi di akinya.

2. Masalah Rem

Pada 9 Januari 2013 tercatat, maskapai penerbangan asal Jepang All Nippon Airways (ANA) membatalkan penerbangan 787 dari Yamaguchi ke Tokyo karena ada masalah pada rem.

Lalu pada Agustus 2013 lalu, satu pesawat Boeing 787 Dreamliner milik maskapai Norwegian Air Shuttle dilarang terbang ketika hendak mengudara di bandara Stockholm. Pesawat ini sudah diparkir sejak awal pekan ini karena kemungkinan masalah pada rem.

Satu tim Boeing yang berada di Bandara Internasional Arlanda, Stockholm, sedang melakukan pemeriksaan terhadap indikator lampu rem yang terus menyala. Hal itu dikemukakan oleh Lasse Sandaker-Nielsen, juru bicara Norwegian Air Shuttle.

3. Toilet Rusak

Pada Oktober 2013 lalu, pesawat Boeing 787 Dreamliner batal terbang ke Jepang dan terpaksa kembali ke Moskow, Rusia karena toiletnya rusak dan tidak bisa disiram. Dreamliner ini milik Japan Airlines (JAL).

Terbang dari Moskow, Dreamliner milik JAL membawa 151 penumpang dan kru pesawat pada Rabu kemarin menuju bandara Narita, Tokyo. Setelah terbang selama 2 jam, pesawat ini terpaksa kembali.

4. Terbakar

Pada Juli 2013 lalu, pesawat canggih ini terbakar di Bandara Heathrow London. Pesawat milik Ethiopian Airlines terbakar di Bandara Heathrow, london. Kejadian ini memaksa bandara internasional tersibuk ini ditutup 90 menit, namun tak ada yang terluka.
Halaman 2 dari 5
(dnl/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads