Ini Kawasan Industri yang Aksesnya Terganggu Banjir

Ini Kawasan Industri yang Aksesnya Terganggu Banjir

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 20 Jan 2014 15:30 WIB
Ini Kawasan Industri yang Aksesnya Terganggu Banjir
Jakarta - Para pengusaha Himpunan Kawasan Industri memastikan hingga kini tak ada kawasan industri khususnya di Jabodetabek yang terendam banjir. Namun ada beberapa lokasi kawasan industri yang aksesnya terhambat banjir.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar yang juga wakil Sekjen Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kepada detikFinance, Senin (20/1/2014)

"Dari laporan yang diterima sampai pagi ini, tidak ada kawasan atau lahan industri yang kebanjiran," tegas Sanny.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Sanny mengakui ada kawasan industri yang terkena dampak banjir meskipun secara tak langsung, yaitu:

  • Kawasan industri Widjajakusuma (KIW) Semarang Jawa Tengah, aktivitas proyek pengembangan terkendala karena banjir.
  • KBN Cakung akses ke kawasan industri banjir 50-70 cm dari sejak Jumat pekan lalu sampai pagi tadi.
  • KBN Marunda sekitar kawasan banjir dan kemacetan parah.
"Dampak banjir lebih pada tidak terpenuhinya target produksi dan distribusi barang ke lokasi penjualan. Hal ini disebabkan oleh karena karyawan yang terkena banjir tidak dapat ke lokasi pabrik, akses jalan yang tergenang sehingga kendaraan yang mengangkut bahan baku produksi dan produk jadi terhambat, juga beberapa sarana dan utilitas terganggu seperti suplai air bersih dan suplai daya listrik," jelas Sanny.

Ia memperkirakan kerugian produksi sementara akibat adanya gangguan banjir telah mencapai puluhan miliar rupiah.

"Sementara ini belum ada laporan luas lahan industri yang terkena banjir dan juga jumlah kerugian. Kami masih mendata karena banjir baru terasa sejak beberapa hari terakhir ini, khususnya sejak Jumat malam," katanya.

Sanny berharap pemerintah selalu mengantisipasi jauh-jauh hari segala potensi yang dapat mengakibatkan banjir, antara lain pengerukan sungai-sungai yang mengalami pendangkalan, penertiban masyarakat yang mendirikan rumah di bantaran kali, pelebaran dan perbaikan jalan yang berlubang.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads