"Jadi 50 pilot mengundurkan diri. Kami sadar, manajemen sedang alamai keterbatasan melayani karyawan. Ini bukan disengaja. Ini masuk katagori krisis, bagaimana berpikir harus hidup," kata Direktur Utama Merpati Capt. Asep Ekanugraha di sebuah rumah makan kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2014).
Asep selaku mantan pilot mengaku, dirinya ingin mempertahankan para pilot Merpati. Namun karena ada persoalan keuangan, dirinya tidak bisa menahan para pilot untuk bertahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asep juga mengakui, krisis di Merpati timbul akibat solusi program restrukturisasi dan revitalisasi perseroan berjalan lebih lambat, sementara masalah cepat timbul. Alhasil utang menumpuk dan Merpati mengalami kesulitan arus kas.
"Saat kecepatan permasalahan dan solusi nggak sebanding lurus, maka yang terjadi seperti saat ini," sebutnya.
(hen/dnl)











































