Garuda Indonesia Ajak 80 Anak Panti Asuhan Terbang Tamasya

Garuda Indonesia Ajak 80 Anak Panti Asuhan Terbang Tamasya

- detikFinance
Jumat, 21 Mar 2014 15:02 WIB
Garuda Indonesia Ajak 80 Anak Panti Asuhan Terbang Tamasya
Balikpapan - Garuda Indonesia mengajak sekitar 80 orang anak dari panti asuhan ikut terbang tamasya siang ini. Anak-anak dari 23 panti asuhan di sekitar bandara Sultan Aji Muhammad Sulaeman Sepinggan, Balikpapan, itu, diajak berkeliling selama 45 menit di atas bumi Borneo.

"Kita akan bawa anak-anak itu nanti mutar-mutar di atas Balikpapan terus ke Samarinda lalu balik ke sini lagi (Sepinggan). Nanti sambil dikasih lihat danau dan laut dari atas," kata Direktur Pemasaran & Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer di bandara Sepinggan, Balikpapan, Jumat (21/3).

Kegiatan bernama Explore Jet Joy Flight ini adalah rangkaian seremonial penggunaan terminal baru Bandara Internasional Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur. Acara ini diinisiasi Angkasa Pura I selaku pengelola sebagai bentuk syukuran sebelum pengoperasian perdana bandara yang akan dilakukan besok (22/3/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pesawat yang digunakan untuk joy flight yakni Bombardier CRJ-1000 Explore Jet, jenis pesawat yang sudah digunakan Garuda dalam dua tahun terakhir. Penerbangan bernomor GA 6646 Balikpapan - Samarinda membawa 96 penumpang. Selain 80 anak panti, turut terbang beberapa pejabat perusahaan terkait antara lain Direktur Pemasaran & Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer, Yosep Saul GM Grand Office Garuda Balikpapan, Direktur Operasional PT. Angkasa Pura 1 Yushan Sayuti dan GM AP 1 Wendo Asrul Rose.

Pengamatan detikFinance, puluhan anak-anak peserta joy flight yang mengenakan seragam kaos putih sudah boarding ke dalam pesawat. Sebelumnya mereka juga diminta check in layaknya proses penerbangan normal.

Menurut Erik, nantinya anak-anak tersebut juga akan diberikan pelayanan penuh seperti makanan dan minuman ketika di pesawat. Joy flight dengan melibatkan anak-anak panti asuhan sebenarnya bukanlah kali pertama bagi Garuda. Erik mengatakan kegiatan ini adalah wujud perhatian Garuda pada isu-isu sosial.

"Tujuan kita untuk mewujudkan mimpi anak-anak tersebut. Rata-rata semuanya belum pernah terbang naik pesawat. Nanti kita juga berikan full service. Kita tidak akan beda-bedakan," imbuhnya.

(ros/zul)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads