"Harga ayam ras hidup sedang susut dari Rp 17.000/kg berat hidup menjadi hanya Rp 13.500/kg," ungkap Manager Marketing PT Pangan Guna Sejahtera Furkon Alkes kepada detikFinance, Senin (24/03/2014).
PT Pangan Guna Sejahtera adalah satu perusahaan peternakan ayam ras yang berdomisi di Kota Bogor, Jawa Barat. Per hari perusahaan ini dapat memproduksi hingga 10.000 ekor ayam ras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peternak jelas rugi. Belum lagi berat timbang ulang badan ayam di pedagang, biasa proses ekspedisi (distribusi) dari peternak ke pedagang buat berat ayam menyust hingga 3%. Ini tambah kerugian di peternak," imbuhnya.
Ia menambahkan, padahal harga pakan dan bibit ayam (day old chicken/DOC) mengalami lonjakan. Harga DOC yang biasanya hanya Rp 2.500-Rp 3.500/ekor kini menjadi Rp 7.000/ekor.
"Kemarin harga DOC juga naik dari Rp 3.500/ekor menjadi Rp 6.000/ekor. Harga DOC sangat tinggi bila sudah di atas Rp 5.000- Rp 7.000/ekor. Kalau dijual sekarang ini Rp 14.000/kg bobot hidup kita rugi. Karena itu kan belum termasuk biaya pakan, biaya jalan terus biaya lain-lain, tegasnya.
Sedangkan harga daging ayam di tingkat pedagang terbilang cukup tinggi. Menurut data Kementerian Perdagangan, harga daging ayam ras rata-rata di Jakarta Rp 28.800/kg. Idealnya harga daging ayam ras Rp 25.000/kg.
(wij/rrd)











































