Ekspor Tuna Indonesia ke Uni Eropa Kena Tarif Tinggi

Ekspor Tuna Indonesia ke Uni Eropa Kena Tarif Tinggi

- detikFinance
Kamis, 10 Apr 2014 14:26 WIB
Ekspor Tuna Indonesia ke Uni Eropa Kena Tarif Tinggi
Jakarta - Ekspor ikan tuna Indonesia ke Uni Eropa dihadang tarif bea masuk yang tinggi. Tingginya bea masuk disebabkan tidak ada perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Eropa.

"Tarif bea masuk ikan tuna ke Uni Eropa sangat tinggi yaitu 22% hingga 24%," ungkap Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Saut P Hutagalung saat ditemui detikFinance, Rabu (8/4/2014).

Tingginya tarif bea masuk ikan tuna di Uni Eropa berdampak pada daya saing produk serupa dengan negara lain. Saut menjelaskan, daya saing produk ikan tuna Thailand dan Vietnam jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia. Hal ini disebabkan karena tarif bea masuk untuk ikan tuna yang dikenakan Uni Eropa ke Thailand dan Vietnam jauh lebih rendah dibandingkan Indonesia.

"Thailand dan Vietnam sudah menyelesaikan perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Eropa, sehingga tarif bea masuk mereka ke Uni Eropa di bawah kita," imbuhnya.

Sedangkan khusus untuk produk ikan tuna dari Papua Nugini (PNG), Uni Eropa bahkan membebaskan bea masuk. "PNG bahkan 0% karena sudah menyelesaikan perjanjian dagang bebas dengan Uni Eropa. Selain itu mereka tangkap ikan tuna pakai kapal milik Spanyol," tuturnya.

Oleh sebab itu, ke depan ekspor ikan tuna ke Uni Eropa harus dalam bentuk olahan bukan lagi dalam bentuk mentah. Selain memangkas kerugian yang diderita pelaku usaha, ekspor ikan tuna olahan bisa mendapatkan nilai tambah di dalam negeri.

"Pertama yang harus kita lakukan, kita punya basis produksi ikan tuna yang cukup kuat. Kita kuatkan industri pengalengan kita," jelasnya.

Menurut data KKP, ekspor ikan tuna ke Uni Eropa cukup besar yaitu mencapai US$ 180 juta/tahun. Sementara itu, ikan tuna juga diekspor ke Jepang per tahun mencapai US$ 170 juta, kemudian ke Amerika Serikat US$ 115 juta.

(wij/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads