Semen Padang Ingin Bangun WHRPG Lagi

Semen Padang Ingin Bangun WHRPG Lagi

- detikFinance
Selasa, 27 Mei 2014 09:21 WIB
Semen Padang Ingin Bangun WHRPG Lagi
Padang -

PT Semen Padang, anak usaha PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), berencana kembali membangun fasilitas Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) di pabrik semen baru miliknya yakni Indarung VI di Padang, Sumatera Barat.

Kepala Humas PT Semen Padang Asdian mengatakan, untuk pembangunan itu pihaknya telah menyiapkan lahan dekat dengan lokasi pembangunan pabrik Indarung VI.

"Layout-nya sudah kita siapkan, jadi ini sudah masuk rencana kami," ujar Asdian di Hotel Pusako, Bukit Tinggi, Sumatera Barat, Selasa (27/5/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pembangunan proyek WHRPG ini merupakan salah satu langkah perseroan untuk meminimalkan biaya produksi.

WHRPG sendiri merupakan teknologi untuk memanfaatkan panas yang terbuang dari tanur miring milik perusahaan yang dipergunakan untuk membakar klinker atau semen setengah jadi. Panas yang dihasilkan dari tanur tersebut mencapai 1.400 derajat celcius.

Asdian menjelaskan, dengan adanya fasilitas pembangkit ini maka akan berdampak positif bagi kinerja seluruh rangkaian pabrik. Pasalnya, fasilitas ini memanfaatkan limbah karbondioksida yang dibuang dari aktivitas produksi. Selain menghasilkan listrik, fasilitas ini memungkinkan pabrik dapat menekan emisi gas buang sehingga lebih ramah lingkungan.

"Kerja mesin-mesin kita lebih efisien termasuk kerja EP (electrostatic preciptator) lebih ringan. Panas yang terbuang juga lebih sedikit. Jadi selain kita dapat listrik 8,5 megawatt pabrik ini juga jadi ramah lingkungan," tuturnya.

Untuk pembangunan fasilitas ini, Asdian menerangkan bahwa dana investasinya akan terpisah dari alokasi dana yang untuk bagi pembangunan pabrik Indarung VI senilai Rp 3,5 triliun.

Besarnya biaya yang diperlukan untuk membangun fasilitas WHRPG ini belum bisa dipastikan oleh Asdian. Dia pun belum mau mengungkapkan dari mana sumber pendanaan untuk pembangunan proyek ini.

Namun dirinya memberi gambaran bahwa dari fasilitas serupa yang sudah dibangun perusahaan sebelumnya dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 210 miliar

"Kita kan sudah punya WHRPG juga yang kita bangun di dekat pabrik Indarung V. Investasinya patungan antara kita (Semen Padang) dengan Nedo (perusahaan penyedia teknologi listrik dari Jepang). Konstruksi dari kita, fondasi, dan lain-lain. Nedo kasih boiler, turbin, sistem kontrol dan generator. Investasinya Rp 120 miliar dari Nedo, Rp 90 miliar dari kita," paparnya.

Pembangunan fasilitas di Indarung VI ini sendiri sejatinya merupakan bagian dari proyek pembangunan pembangkit listrik yang dicanangkan induk usaha perusahan yakni Semen Indonesia secara nasional. Semen Indonesia juga berencana membangun WHRPG di Tuban, Jawa Timur, berkapasitas 26,8-28 megawatt.

Langkah ini sebagai bagian untuk memacu upaya efisiensi operasional. Dengan adanya proyek ini, perseroan berpotensi dapat menghemat biaya lisrik lebih dari Rp 120 milliar per tahun.

Saat ini, Semen Padang telah memiliki fasilitas serupa di wilayah Indarung, Sumatra Barat, dengan kapasitas 8,5 mw. Perseroan menyebutkan fasilitas ini dapat menghemat sekitar Rp 40 miliar per tahun.

Β 
(hds/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads