Hal tersebut diungkapkan Country Manager Qatar Airways di Indonesia, Chan Cheong Eu, waktu berkunjung ke kantor detikcom, Kamis (12/6/2014).
"Kami sudah pesan A350 dari Airbus, itu yang terbaru. Sebagai pelanggan pertama memang ada risikonya juga, tapi kami percaya pesawat ini sudah lebih baik," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Airbus jenis A350 XWB ini merupakan pesawat berbadan lebar dengan dinding vertikal dan bagasi yang lebih besar dibandingkan dengan armada yang ada saat ini. Pesawat ini juga dilengkapi ruang di bawah kursi untuk menempatkan semua alat elektronik selama penerbangan.
Selain pesawat jenis baru tersebut, Qatar Airways juga sudah memesan sekitar 60 pesawat baru waktu Dubai Airshow tahun lalu. Pesawat-pesawat tersebut berasal dari pabrik Boeing dan Airbus.
Setelah itu Qatar Airways juga terus melakukan pemesanan pesawat baru yang jumlahnya mencapai 300 pesawat dengan nilai pembelian US$ 50 miliar (Rp 500 triliun).
Qatar Airways adalah perusahaan yang sahamnya dimiliki Pemerintah Qatar. Setelah 17 tahun beroperasi, maskapai yang bermarkas di Timur Tengah ini mengoperasikan 134 pesawat yang melayani 142 kota di seluruh dunia. Pembelian pesawat ini dilakukan dalam rangka ekspansi rute baru.
"Tiap tahun kita buka sekitar 10 sampai 12 rute baru," ujarnya.
(ang/ang)











































