Kuota impor raw sugar untuk bahan baku gula rafinasi sebesar 3,1-3,2 juta ton di 2014. Namun yang telah dikeluarkan izinnya oleh Kementerian Perdagangan hanya 2,1 juta ton, sementara itu sisa kuota sebanyak 1,1 juta ton belum keluar.
Siang ini, pihak pengurus Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (Agri) menyambangi Menteri Perindustrian MS Hidayat di kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Ketua Umum Agri Wisnu Hendra Ningrat mengatakan, dari jumlah kuota impor 1,1 juta ton raw sugar, pemerintah memangkasnya 200.000 ton. Pemangkasan ini sebagai bentuk hukuman, untuk industri gula rafinasi yang menyebabkan produk mereka merembes ke pasar konsumen (rumah tangga).
"Yang penting bagi kami bisa dipenuhi sesuai dengan schedule. Karena kami khawatir industri makanan dan minuman ini akan terganggu. Kalau bulan ini terlewat, belum keluar, tahun-tahun lalu itu bulan Juni atau akhir Juli itu sudah keluar," kata Wisnu.
(zul/hen)










































