Sulit Impor Bahan Baku, Pengusaha Gula Rafinasi Curhat ke MS Hidayat

Sulit Impor Bahan Baku, Pengusaha Gula Rafinasi Curhat ke MS Hidayat

- detikFinance
Selasa, 22 Jul 2014 13:25 WIB
Sulit Impor Bahan Baku, Pengusaha Gula Rafinasi Curhat ke MS Hidayat
Jakarta - Para pengusaha gula rafinasi (gula industri) resah dengan belum terbitnya izin impor raw sugar (gula mentah) untuk bahan baku industri gula rafinasi. Jika ini berlarut-larut maka akan berdampak pada industri makanan dan minuman yang selama ini sebagai konsumen gula rafinasi.

Kuota impor raw sugar untuk bahan baku gula rafinasi sebesar 3,1-3,2 juta ton di 2014. Namun yang telah dikeluarkan izinnya oleh Kementerian Perdagangan hanya 2,1 juta ton, sementara itu sisa kuota sebanyak 1,1 juta ton belum keluar.

Siang ini, pihak pengurus Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (Agri) menyambangi Menteri Perindustrian MS Hidayat di kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi bicara situasi pengadaan bahan baku untuk gula rafinasi, terlihat kondisinya sudah sangat mendesak, karena stok di pabrik untuk gula rafinasi ini sudah menipis," kata Direktur Industri Agro, Panggah Susanto yang mendampingi MS Hidayat di kantornya, Selasa (22/7/2014).

Sementara itu, Ketua Umum Agri Wisnu Hendra Ningrat mengatakan, dari jumlah kuota impor 1,1 juta ton raw sugar, pemerintah memangkasnya 200.000 ton. Pemangkasan ini sebagai bentuk hukuman, untuk industri gula rafinasi yang menyebabkan produk mereka merembes ke pasar konsumen (rumah tangga).

"Yang penting bagi kami bisa dipenuhi sesuai dengan schedule. Karena kami khawatir industri makanan dan minuman ini akan terganggu. Kalau bulan ini terlewat, belum keluar, tahun-tahun lalu itu bulan Juni atau akhir Juli itu sudah keluar," kata Wisnu.

(zul/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads