Mau Sekolah Pilot di Sini, Biayanya Rp 620 Juta

Mau Sekolah Pilot di Sini, Biayanya Rp 620 Juta

- detikFinance
Jumat, 15 Agu 2014 19:16 WIB
Mau Sekolah Pilot di Sini, Biayanya Rp 620 Juta
Jakarta - Menjadi tenaga penerbang alias pilot memang tidah mudah. Besarnya risiko dan sulitnya proses pendidikan yang harus ditempuh, sebanding dengan besarnya gaji yang akan diterima seorang pilot.

Gaji puluhan juta rupiah per bulan bisa didapat seorang pilot. Namun, untuk dapat memperoleh pekerjaan dengan gaji sebesar itu, biaya pendidikan yang harus dikeluarkan tidak sedikit.

CEO Bali International Flight Academy (BIFA) Wiradharma B Oka mengatakan, untuk dapat memperoleh pendidikan di sekolahnya, biaya yang harus dibayarkan bisa mencapai Rp 620 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biaya pendidikannya sebesar Rp 620 juta. Itu untuk biaya pendidikan. Pendidikan di sekolah kami ditetapkan selama 12 bulan pendidikan," kata Oka kepada detikFinance, Jumat (15/8/2014).

Namun demikian, lanjut Oka, biaya itu hanya perlu dibayarkan separuhnya alias Rp 310 juta saja. "Kami sudah bekerja dengan perbankan. Jadi yang separuh sisanya tadi sudah dibayar oleh perbankan, tinggal orang tua siswa, perusahaan maskapai tempat bekerja yang akan menyelesaikan ke perbankan. Skemanya bergantung kesepakatan, apakah otomatis dibayar dari gaji atau bagaimana," sambung dia.

Lewat biaya sebesar itu, fasilitas yang diterima tentu tidak sedikit. Selain fasilitas pelatihan untuk penerbangan dasar dengan pesawat bermesin tunggal (single engine), para siswa juga akan dipersiapkan untuk benar-benar siap menerbangkan sebuah pesawat komersial yang umumnya telah menggunakan pesawat bermesin jamak (multi engine).

"Pesawat single engine dengan multi engine itu kan hendling-nya (sistem kendalinya) berbeda. Jadi pendidikannya berbeda. Karena sudah dibekali dengan pelatihan multi engine, bisa dikatakan lulusan sekolah kita sudah siap pakai," katanya.

Namun demikian, lanjut Oka, jangan menganggap siswa sekolah penerbangan pasti diterima di maskapai penerbangan. "Kalau dikatakan pasti diterima, nanti siswanya malah santai-santai. Jadi fasilitas kami memang terdepan, tapi kalau performa siswanya tidak mumpuni ya bisa jadi tidak diterima juga untuk menjadi pilot di maskapai penerbangan," pungkasnya.

Adapun Adapun calon siswa BIFA harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. Berpendidikan minimal SMA atau sederajat dengan usia minimal 18 tahun dan maksimal 24 tahun
  2. Berpendidikan D3 atau S1 atau S2, dengan usia maks. 27 tahun
  3. Tinggi badan minimal 170 cm untuk laki-laki dan 165 cm untuk perempuan
  4. Tidak menggunakan kacamata
(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads