Sony PHK 1.000 Karyawan Xperia, Gara-gara Rugi Rp 25 Triliun

Sony PHK 1.000 Karyawan Xperia, Gara-gara Rugi Rp 25 Triliun

- detikFinance
Kamis, 18 Sep 2014 10:34 WIB
Sony PHK 1.000 Karyawan Xperia, Gara-gara Rugi Rp 25 Triliun
Foto: Reuters
Tokyo - Sony berencana memangkas 15% karyawan di divisi telepon selular (ponsel) pintar alias smartphone yang memproduksi Sony Xperia. Total karyawan yang akan kena pemutusan hubungan kerja (PHK) sekitar 1.000 orang.

PHK ini dilakukan karena penjualan smartphone Sony yang jeblok di pasaran. Atas kinerja yang kurang memuaskan ini, Sony memprediksi akan rugi sebesar 230 miliar yen (Rp 25 triliun) akhir tahun ini.

Ramalan kerugian itu bengkak empat kali lipat dibandingkan prediksi sebelumnya yang hanya 50 miliar yen. CEO Sony, Kazuo Hirai, akan melakukan revisi terhadap rencana kerja divisi smartphone dalam jangka menengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rencana kerja jangka menengah sudah diubah untuk memberi perubahan signifikan di divisi ponsel pintar," kata Hirai kepada reporter, seperti dikutip AFP, Kamis (18/9/2014).

Selain melakukan PHK, Sony juga tidak akan membagi dividen untuk pertama kalinya sejak melantai di Bursa Tokyo pada 1958 lalu. Kinerja buruk jadi alasannya.

Sony, yang sudah menghentikan produksi komputer dan televisi, mulai mencetak laba 3,5 miliar yen (US$ 35 juta) atau sekitar Rp 332 miliar pada periode April-Juni 2013. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, Sony rugi 24,6 miliar yen.

Ini merupakan keuntungan pertama yang diperoleh Sony dalam 5 tahun terakhir. Namun sayangnya, keuntungan tersebut hanya bersifat sesaat, karena tahun ini produsen Walkman itu memprediksi bakal rugi besar.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads