Banyak Perusahaan Elektronik Jepang 'Tumbang', Ini Kata Bos Panasonic RI

Banyak Perusahaan Elektronik Jepang 'Tumbang', Ini Kata Bos Panasonic RI

- detikFinance
Senin, 13 Okt 2014 15:25 WIB
Banyak Perusahaan Elektronik Jepang Tumbang, Ini Kata Bos Panasonic RI
Jakarta -

Tahun lalu perusahaan-perusahaan raksasa elektronik Jepang banyak mengalami kerugian, seperti Panasonic dan Sharp yang pada 2013 kerugiannya total mencapai Rp 121 triliun.

Presiden Komisaris Panasonic Gobel Indonesia Rachmat Gobel mengungkapkan, banyaknya perusahaan elektornik asal Jepang yang rugi disebabkan banyak hal.

"Itu penyebab (rugi) banyak hal, termasuk Yen yang terlalu mahal. Dan tergantung manajemen masing-masing serta produk yang dikembangkan dan dijual," kata Rachmat ditemui di acara Panasonic Solution Forum, di Hotel Sangri-La, Jakarta, Senin (13/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rachmat mengungkap, sementara di Indonesia sendiri merupakan pasar yang paling bagus dan paling penting terutama bagi Panasonic.

"Pasar di Indonesia itu besar, makanya produk eletronik yang dikembangkan ke depan harus yang ramah lingkungan, konsumsi energinya rendah supaya bisa mengurangi konsumsi listrik di rumah. Namun, untuk bisa mengembangkan produk yang ramah lingkungan dan rendah konsumsi listriknya perlu dukungan dari pemerintah," ujarnya.

Rachmat menambahkan, Panasonic Gobel Indonesia sendiri saat ini mengubah strategi bisnisnya dari yang awalnya business to corporate saat ini lebih mengedepankan business to business.

"Stategi bisnis kita akan meliputi B2C, B2B maupun B2G, dengan solusi yang komprehensif di bidang energi, keamanan, rumah tangga dan lain-lain," tutupnya.

(rrd/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads