Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Partogi Pangaribuan mengatakan hasil pembahasan dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tahap awal, volume impor raw sugar yang akan diberikan sebanyak 600.000 ton.
"Baru akan, tetapi sudah ada kesepakatan dengan Kemendag dan Kemenperin," ungkap Partogi saat berdiskusi dengan media di kantor Kemendag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Jumat (12/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alokasi 600.000 ton untuk kebutuhan bahan baku di awal tahun Januari-Maret. Kita lakukan evaluasi dan nunggu hasil audit Sucofindo secara keseluruhan berapa kebutuhan mamin besar dan mamin kecil," paparnya.
Menurut perhitungan sementara Kemendag, total kebutuhan raw sugar tahun ini sama seperti tahun lalu sebesar 2,8 juta ton. Untuk impor raw sugar di tahap pertama, pemerintah secepatnya akan mengeluarkan rekomendasi impor kepada importir.
"Total 1 tahun 2,8 juta ton raw sugar 2015 setara raw sugar. Kita juga punya perhitungan. Sama dengan tahun lalu," jelas Partogi.
(wij/hen)











































