Mereka didampingi langsung oleh Dirut PT Pindad Silmy Karim. Silmy mengajak dua orang menteri tersebut ke ruang divisi kendaraan khusus yang di dalamnya memproduksi panser-panser.
Keduanya tampak antusias menggali informasi dan seluk-beluk dari berbagai program strategis yang sedang dikerjakan oleh pindad. Seperti pengembangan Munisi Kaliber Besar (MKB) hingga panser kanon 90 milimeter atau yang disebut dengan panser 'Badak'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keduanya juga disuguhi atraksi panser yang melaju di jalan dengan kemiringan tertentu, serta atraksi panser yang berputar-putar. Meskipun hujan gerimis, namun keduanya tampak antusias dengan memberi tepuk tangan pada setiap atraksi.
Usai mengunjungi ruang divisi kendaraan khusus, Husin yang memakai batik cokelat dan Andrinof yang memakai batik merah berkesempatan untuk menaiki salah satu mobil panser buatan PT Pindad. Saat ini keduanya menuju ke ruang divisi senjata untuk melihat produk senapan dan pistol.
(avi/hen)











































