Jatim adalah provinsi dengan konsumsi semen tertinggi kedua di Indonesia setelah Jawa Barat yang mencapai 1,95 juta ton.
Kepala Departemen Penjualan PT Semen Gresik, Bambang Djoko, mengatakan penjualan semen perusahaan di area Malang dan Pasuruan pada tahun 2014 tercatat 612,5 ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penjualan di daerah Malang dan Pasuruan ini mampu menyumbang 13,7% penjualan Semen Gresik untuk Jawa Timur secara keseluruhan," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2015).
Produsen semen pelat merah itu membidik pangsa pasar alias market share sebesar 77% di wilayah tersebut.
"Untuk wilayah Malang dan Pasuruan penjualan Semen Gresik pada Januari-Maret 2015 mencapai 235,8 ton dengan market share sebesar 76%. Semen Gresik pada tahun 2015 ini menargetkan market share 77% di Area Malang dan Pasuruan," kata.
Bambang mengaku optimis target Market share sebesar 77% terpenuhi, karena seiring dengan pertumbuhan properti dan mulai dilaksanakannya proyek insfratuktur dari pemerintah di wilayah ini.
Bambang menambahkan pada tahun 2015 ini sudah ada beberapa merk semen yang beredar di Jawa Timur. Persaingan pasar ini yang memacu Semen Indonesia untuk bisa memperkuat merek produk kepada masyarakat.
"Dukungan dari para mitra yaitu pelanggan, toko serta distributor inilah yang telah menjadikan induk Semen Gresik yaitu Semen Indonesia menjadi perusahaan terbesar di Asia Tenggara dengan penguasaan pangsa pasar dalam negeri sebesar 44%," ujarnya.
(bdh/ang)











































