Sebut saja, PT Djojonegoro C-1000 pabrik yang memproduksi minuman isotonik, juga ada lagi PT Tirta Investama atau yang lebih dikenal dengan produsen air mineral bermerek Aqua yang juga mengoperasikan beberapa pabrik di Sukabumi.
Belum lagi ada Yakult, Pocari Sweat, lalu PT Asia Health Energi Beverages yang memproduksi Kratingdaeng yang juga menjalankan bisnisnya di Sukabumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut semakin menegaskan, Sukabumi kini mulai menggeliat sebagai kawasan yang menjadi tempat berkumpulnya industri minuman ringan.
Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin pun mengakui hal tersebut. Menurutnya, Sukabumi berpotensi dibangun kawasan industri yang terintegrasi termasuk untuk minuman ringan.
"Kami punya harapan akan dibangun kawasan industri di Sukabumi. Apa yang dilakukan bupati, yang membuka ruang yang lebar untuk investasi itu luar biasa," kata Saleh kala meresmikan pabrik Asahi Indofood Bverages Makmur beberapa waktu lalu.
Ketua Himpunan Kawasan Industri Sanni Iskandar juga menuturkan, berkembangnya Sukabumi sebagai kota dengan industri minuman, akan berdampak positif bagi perekonomian di daerah tersebut.
"Tentunya bagus, dalam arti penyebaran lokasi industri di setiap kabupaten, membutuhkan pertumbuhan ekonomi daerahnya," tuturnya kepada detikFinance, Selasa (5/5/2015).
(hen/dnl)











































