BKPM: Belum Ada Sinyal dari Foxconn Masuk RI

BKPM: Belum Ada Sinyal dari Foxconn Masuk RI

Lani Pujiastuti - detikFinance
Rabu, 24 Jun 2015 15:18 WIB
BKPM: Belum Ada Sinyal dari Foxconn Masuk RI
Jakarta - Pihak Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengakui belum ada sinyal dari produsen komponen ponsel asal Taiwan, Foxconn Technology Group untuk masuk Indonesia. Selama ini Foxconn memproduksi komponen elektronika untuk iPhone, iPad, dan lainnya di China dan negara lainnya.

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis mengatakan, sampai saat ini belum ada sinyal dari perusahaan asal Taiwan tersebut untuk masuk Indonesia. Ia juga mengakui belum ada rencana investasi baru di sektor telepon seluler (ponsel) pasca Samsung membangun lini produksi di Cikarang.

"Investasi ponsel sampai saat ini belum ada yang masuk lagi. Sinyal dari perusahaan komponen Taiwan (Foxconn) juga belum ada. Kalau komponen peralatan elektronika, sebab itu bisa dipakai kemana-mana, tidak hanya ponsel," kata Azhar di kantor BKPM, Rabu (24/6/2015)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Foxconn beberapa tahun lalu berencana investasi di Indonesia, namun hingga kini, pabrikan tersebut tak juga merealisasikan investasinya. Persoalan lahan menjadi isu utama rencana investasi pabrik komponen ponsel mereka di Indonesia.

Foxconn pernah berunding dengan pemerintah pusat untuk diberikan insentif berupa lahan gratis, karena di China, Foxconn mendapatkan insentif tersebut dari pemerintah setempat. Pemerintah juga pernah menjembatani kerjasama Foxconn dengan mitra lokal, salah satunya adalah Agung Sedayu Group

Perundingan mengenai penyediaaan lahan it‎u tak juga selesai hingga saat ini. Ada juga kabar yang menyebut Foxconn bakal membuka lahan di Cikande, hingga bekerjasama dengan Kawasan Berikat Nusantara, namun lagi-lagi tak terdengar lagi.

Foxconn juga sempat bekerjasama dengan Pemerintah DKI Jakarta. Kala itu, Joko Widodo yang masih menjabat‎ sebagai Gubernur DKI Jakarta sebelum menjadi Presiden Republik Indonesia, sempat mencarikan lahan untuk Foxconn.

(hen/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads