Saat tiba di Markas BUMN produsen senjata dan kendaraan tempur ini, Rini disambut oleh Direktur Utama Pindad, Silmy Karim. Di depan Rini, Silmy menjelaskan masuknya perseroan pada lini bisnis lain, di luar senjata dan kendaraan tempur.
"Ini lakonnya (eskavator). Kita produksi eskavator. Produk eksavator yang di luar kebiasaan Pindad. Biasanya produksi senjata dan tank, sekarang produksi alat ebrat untuk infrastruktur," kata Silmy saat memberi penjelasan di Markas Pindad, Bandung, Sabtu (27/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(feb/rrd)











































