Garuda Indonesia Kembali Lolos Izin Terbang ke Eropa

Garuda Indonesia Kembali Lolos Izin Terbang ke Eropa

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Sabtu, 27 Jun 2015 16:20 WIB
Garuda Indonesia Kembali Lolos Izin Terbang ke Eropa
Jakarta - Komite Keselamatan Uni Eropa baru merilis 'Air Safety List' terbaru. Rilis ini menyampaikan daftar maskapai dunia yang lolos izin terbang ke negara Eropa. Sebanyak 4 maskapai RI dinyatakan lolos standar keselamatan yang disyaratkan sehingga bisa terbang ke Eropa. Salah satu maskapai yang lolos ialah Garuda Indonesia. Garuda Indonesia sendiri telah terbang melayani rute ke Eropa, seperti: Jakarta-Amsterdam.

Menyambut pengumuman terbaru tersebut, Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo menyampaikan terima kasih atas dukungan para stakeholders penerbangan di Indonesia, khususnya Kementerian Perhubungan atas berbagai upaya dan program yang telah dibangun dan dilaksanakan, sehingga dunia penerbangan Indonesia dianggap semakin membaik dan lima maskapai Indonesia tersebut berhasil lulus audit Komite Keselamatan Uni Eropa.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan dukungan seluruh stakeholder, khususnya Kementerian Perhubungan RI selaku regulator transportasi penerbangan, yang secara pro aktif mendukung kami dalam mengembangkan kualitas aspek safety pada layanan penerbangan", ungkap Arif dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/6/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai wujud komitmen menjaga aspek safety untuk layanan penerbangan berstandar internasional, Garuda Indonesia sejak tahun 2008 telah menjadi anggota IATA Operational Safety Audit (IOSA) Certified Airline. Sebagai anggota, Garuda Indonesia harus diaudit secara berkala setiap dua tahun sekali.

Arif menegaskan Garuda Indonesia tidak main-main terhadap standar keselamatan hingga keamanan penerbangan. Apalagi Garuda Indonesia memiliki rute penerbangan internasional dan domestik.

"Garuda Indonesia terus meningkatkan program pengembangan 'safety dan security' perusahaan dan terus berkomitmen untuk memenuhi atau comply terhadap aturan dan regulasi yang berlaku di Indonesia dan internasional, untuk tujuan pengembangan perusahaan ke depan," tambahnya.

(feb/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads