Ratusan Ton Timah Ilegal Diekspor, Mengandung Uranium Hingga Tanah Jarang

Ratusan Ton Timah Ilegal Diekspor, Mengandung Uranium Hingga Tanah Jarang

Rista Rama Dhany - detikFinance
Senin, 29 Jun 2015 12:55 WIB
Ratusan Ton Timah Ilegal Diekspor, Mengandung Uranium Hingga Tanah Jarang
Jakarta - Gubernur Babel, Rustam Effendi pernah mengungkapkan, dalam sehari ada sekitar 950 ton pasir timah ilegal diekspor dari Bangka Beliting (Babel). Padahal di dalam pasir timah tersebut mengandung banyak sekali mineral. yang harganya jauh lebih mahal dari timah.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Geologi, Kementerian ESDM, Surono. Ia mengungkapkan, dalam pasir timah terdapat ikutan mineral seperti tanah jarang (rare earth), uranium, hingga plutonium.

"Rare earth, uranium sampai plutonium itu mineral ikutan yang ada dalam pasir timah dan di batuan granit. Jadi kalau kita olah pasir timah kita dapatnya tidak hanya timah saja, tapi mineral-mineral berharga lainnya," kata Surono dihubungi detikFinance, Senin (29/6/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Surono mengatakan, plutonium dan uranium banyak digunakan untuk reaktor bahkan senjata nuklir, sementara tanah jarang digunanakan untuk industri berteknologi tinggi.

"Sayangnya semuanya belum bisa dimanfaatkan, bahkan banyak yang ekspor mentah-mentah secara ilegal," ucapnya.

Terkait menambangan ilegal yang makin merajalela di Bangka Belitung, Surono mengungkapkan, ada rencana dari pemerintah untuk melegalkan penambangan ilegal tersebut.

(rrd/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads