Lalu apa saja spesifikasi panser karya putra-putri bangsa ini? Kepala Humas Pindad, Herdantono menyebut paser jenis ini memiliki canon kaliber 90 mm hasil kerja sama dengan perusahaan Belgia, CMI Defence.
CMI digandeng karena Pindad belum menguasai teknologi canon sehingga perlu mencari mitra untuk mempercepat program transfer tekhnologi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari data yang dibuat oleh Pindad, badan Panser Badak terbuat dari lapisan baja yang mampu menahan tembakan amunisi kaliber 12,7 mm. Selain dilengkapi canon, Panser Badak juga dipasang machine gun kaliber 7,62 mm untuk mendukung operasi.
Saat dipakai dalam bertugas, panser dikendalikan oleh 3 orang crew. Dengan mesin diesel 6 silinder berkekuatan 340 tenaga kuda, panser ini mampu melesat hingga 90 kilometer (km) per jam dan mampu menempuh jarak operasi 600 km.
Spesfikasi lain, Panser Badak memiliki panjang 6 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 2,9 meter serta bobot 11 ton.
Baca juga: Membedah Panser 'Badak' Made in Bandung
(feb/ang)











































