Pemerintah Bantu Kusrin Cari Modal Lanjutkan Usaha Rakit TV

Pemerintah Bantu Kusrin Cari Modal Lanjutkan Usaha Rakit TV

Dana Aditiasari - detikFinance
Senin, 25 Jan 2016 15:40 WIB
Pemerintah Bantu Kusrin Cari Modal Lanjutkan Usaha Rakit TV
Foto: Humas Kemenperin
Jakarta - Muhammad Kusrin, perakit TV asal Karanganyar, Jawa Tengah, bisa bernapas lega. Setelah memperoleh sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI), Pemerintah juga akan membantu dia mencari modal usaha untuk melanjutkan bisnis TV rakitannya yang sempat berhenti.

Rencana untuk membantu Kusrin mencari modal usaha disampaikan Menteri Perindustrian, Saleh Husin.

Saleh mendampingi Kusrin bertemu Presiden Joko WidodoΒ  di Istana Negara hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bantuan permodalan itu untuk Kusrin dan juga industri perakitan elektronik serta IKM lainnya. Karena banyak 'Kusrin-kusrin' lainnya, kemarin di Kemenperin disampaikan rekan-rekan seprofesi sesama pengusaha kecil perakitan ada sekitar 25 usaha di Karanganyar," kata Saleh dalam keterangan tertulis, Senin (25/1/2016).

Kusrin tak lagi punya modal usaha setelah produk TV hasil rakitannya yang hendak dijual disita dan dihancurkan aparat kejaksaan. Padahal, saat itu Kusrin sedang mengurus sertifikat SNI.

Setelah memegang sertifikat SNI, Kusrin akhirnya bisa leluasan memasarkan produk TV rakitannya yang memiliki 3 merek yaitu Maxreen, Veloz, dan Zener. Pemerintah juga akan membantu Kusrin agar bisa mematenkan 3 merek TV rakitannya ini.

TV rakitan Kusrin mempunyai pangsa pasar sendiri sehingga tidak bersentuhan dengan produk pabrikan.

"Pangsa pasarnya menengah ke bawah, karena dijual per unit Rp 400. 000- Rp 500.000. Produksi setiap hari kira-kira hingga 150 unit," ucap Menperin.

Selain itu, Kusrin juga berencana membuka cabang pemasaran di luar Jawa Tengah. Dia menyebut cabangnya nanti akan ada di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Yogyakarta. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads