Rencana untuk membantu Kusrin mencari modal usaha disampaikan Menteri Perindustrian, Saleh Husin.
Saleh mendampingi Kusrin bertemu Presiden Joko WidodoΒ di Istana Negara hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kusrin tak lagi punya modal usaha setelah produk TV hasil rakitannya yang hendak dijual disita dan dihancurkan aparat kejaksaan. Padahal, saat itu Kusrin sedang mengurus sertifikat SNI.
Setelah memegang sertifikat SNI, Kusrin akhirnya bisa leluasan memasarkan produk TV rakitannya yang memiliki 3 merek yaitu Maxreen, Veloz, dan Zener. Pemerintah juga akan membantu Kusrin agar bisa mematenkan 3 merek TV rakitannya ini.
TV rakitan Kusrin mempunyai pangsa pasar sendiri sehingga tidak bersentuhan dengan produk pabrikan.
"Pangsa pasarnya menengah ke bawah, karena dijual per unit Rp 400. 000- Rp 500.000. Produksi setiap hari kira-kira hingga 150 unit," ucap Menperin.
Selain itu, Kusrin juga berencana membuka cabang pemasaran di luar Jawa Tengah. Dia menyebut cabangnya nanti akan ada di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Yogyakarta. (hns/hns)











































