Harga Karet Jatuh, Petani Beralih Tanam Singkong

Harga Karet Jatuh, Petani Beralih Tanam Singkong

Michael Agustinus - detikFinance
Sabtu, 05 Mar 2016 14:00 WIB
Harga Karet Jatuh, Petani Beralih Tanam Singkong
Foto: Reuters
Jakarta - Jatuhnya harga karet alam dalam 4 tahun terakhir membuat susah hidup para petani karet di Sumatera. Harga karet kini hanya Rp 3.000/kg di tingkat petani, bahkan jauh di bawah harga beras yang mencapai Rp 10.000/kg.

Akibatnya banyak pohon karet yang ditebang dan diganti dengan tanaman singkong.

"Pohon karet sudah banyak yang ditebang, diganti dengan singkong di Palembang," tutur Ketua Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkrindo), Lukman Zakaria, kepada detikFinance di Jakarta, Sabtu (5/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, rendahnya harga karet juga membuat petani susah membeli beras. Sebab, harga karet hanya sepertiga, bahkan seperempat harga beras. "Sekarang 4 kg karet baru bisa beli 1 kg beras," ungkapnya.

Pihaknya meminta pemerintah segera turun tangan mengangkat kembali harga karet di tingkat petani.

"Paling tidak sampai Rp 12.000/kg lah, sama dengan harga sekilo beras," tukasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama 3 hari ke Sumatera pekan lalu bertemu para petani karet. Banyak keluhan yang disampaikan langsung pada Jokowi karena jatuhnya harga karet sangat merugikan petani.

Hal itu kemudian segera ditindaklanjuti. Sesampainya di Jakarta, Jokowi langsung memerintahkan Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mencari solusi dari persoalan tersebut.

Jokowi meminta agar segera dirancang program yang mampu membantu petani karet meningkatkan pendapatannya sehingga perekonomian di daerah-daerah tersebut juga tumbuh lebih baik. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads