Soal Mobil Listrik RI, Menperin: Butuh Modal Puluhan Triliun Rupiah

Soal Mobil Listrik RI, Menperin: Butuh Modal Puluhan Triliun Rupiah

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 14 Mar 2016 12:14 WIB
Soal Mobil Listrik RI, Menperin: Butuh Modal Puluhan Triliun Rupiah
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Beberapa peneliti di Indonesia sudah berkumpul dengan pemerintah untuk membahas penelitian mobil listrik di Indonesia. Para peneliti ini meminta dukungan dari pemerintah.

Menteri Perindustrian, Saleh Husin, mengatakan pengembangan industri otomotif bukanlah sesuatu yang mudah. Apalagi modal yang dibutuhkan juga cukup besar.

Saleh sendiri mendukung riset yang akan dilakukan oleh para peneliti tersebut. Namun, pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam mengembangkan satu industri otomotif baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada intinya untuk membangun sebuah industri otomotif itu harus padat modal, padat teknologi. Kita nggak mau terburu-buru, tapi yang paling utama adalah bagaimana kita mempersiapkan berbagai infrastruktur pendukungnya sehingga ketika mobil tersebut sudah diproduksi infrastruktur penunjangnya sudah siap," kata Saleh usai usai seminar mengenai kemitraan Indonesia dan Belgia di bidang teknologi bertajuk 'Belgium-Indonesia Technology Partnership: A Perfect Match' di Grand Ballroom Hotel Pullman, Jakarta, Senin (14/3/2016).

"Jadi intinya untuk membangun sebuah industri otomotif membutuhkan modal puluhan triliun. Lain untuk riset yang hanya membuat satu dengan kita produksi massal. Nah itu yang harus kita bedakan," katanya.

Pekan lalu, para peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Surabaya (ITS) sudah berkumpul di kantor Menko Perekonomian untuk membahas mobil listrik. Hadir juga perwakilan dari Kementerian Riset dan Teknologi. (ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads