Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, berpesan kepada Menteri Perindustrian, Saleh Husin, agar mampu menggairahkan industri manufaktur dalam negeri. Saat ini industri manufaktur hanya menyumbang sebesar 21% terhadap penerimaan negara.
"Saat ini kontribusi industri manufaktur kita sebesar 21%. Angka ini menurun jauh di dari era 90-an," jelas Bambang, pada Pencanangan Nilai dan Budaya Kerja di Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Rabu (25/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dulu pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa sampai 7% hingga 8%. Di saat itu kejayaan industri manufaktur di Indonesia," tutur Bambang.
Untuk itu Menteri Perindustrian perlu mengembalikan era kejayaan industri manufaktur dalam negeri, agar pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat tumbuh tinggi. Salah satunya adalah dengan mempermudah investasi di bidang manufaktur sehingga banyak investor yang masuk.
"Kuncinya memperbanyak investasi di sektor manufaktur. Supaya kita bisa membangkitkan kejayaan ekonomi kita kembali," tutup Bambang. (wdl/wdl)










































