Tekan Harga Gula, Gubernur Jatim: Kita Perbesar Operasi Pasar

Tekan Harga Gula, Gubernur Jatim: Kita Perbesar Operasi Pasar

Rois Jajeli - detikFinance
Rabu, 25 Mei 2016 23:05 WIB
Tekan Harga Gula, Gubernur Jatim: Kita Perbesar Operasi Pasar
Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Harga gula di pasaran di beberapa daerah di Jawa Timur menembus angka antara Rp 16-17 ribu per kilogram (kg). Gubernur Jawa Timur Soekarwo menegaskan, mulai malam ini atau besok, akan digelar Operasi Pasar (OP) secara besar-besaran. Stok gula untuk OP saat ini sekitar 21 ribu ton.

"Malam ini memperbesar Operasi Pasar. Tidak bisa hanya diumumkan (penurunan harga) kalau barang tidak sampai ke pembeli," kata Soekarwo usai rapat dengan PTPN X, XI, RNI, Distributor Gula, Pangdam V Brawijaya di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Rabu (25/5/2016) malam.

Operasi pasar akan digelar di 78 gerai di beberapa daerah di Jawa Timur. Kata pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini, pengusaha atau distributor gula akan memperkuat operasi pasar. Sedangkan dari PTPN X dan XI serta Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) menyiapkan produk gulanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Insya Allah mingu ini harga gula kembali normal. Sesuai permintaan Pak Presiden (Joko Widodo/Jokowi) harga Rp 12 ribu per kilogram. Kalau bisa, kita di Jawa Timur harganya Rp 11.750," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PTPN X Subiyono menambahkan, ada stok gula sekitar 21 ribu ton yang siap untuk Operasi Pasar. Juga ada penambahan stok gula dari beberapa pabrik gula seperti Gempolkerep, PG Ngadirejo yang sudah memasuki musim giling.

"PTPN X pada pertengahan Juni bisa produksi 40 ribu ton gula. Belum (produksi gula) dari PTPN lainnya," katanya.

"Jawa Timur adala barometer kekuatan gula secara nasional. Sementara ini kita selesaikan di Jawa Timur dengan bersama-sama antara pemerintah daerah, PTPN dan pengusaha. Saya kira ini luar biasa," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur bersama dengan produsen, distributor gula di Jawa Timur bersama Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, sepakat melakukan efisiensi dan menekan harga gula yang dipasaran sekarang ini Rp 17 ribu bisa menjadi Rp 12 ribu per kilogram. (roi/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads