"Malam ini memperbesar Operasi Pasar. Tidak bisa hanya diumumkan (penurunan harga) kalau barang tidak sampai ke pembeli," kata Soekarwo usai rapat dengan PTPN X, XI, RNI, Distributor Gula, Pangdam V Brawijaya di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Rabu (25/5/2016) malam.
Operasi pasar akan digelar di 78 gerai di beberapa daerah di Jawa Timur. Kata pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini, pengusaha atau distributor gula akan memperkuat operasi pasar. Sedangkan dari PTPN X dan XI serta Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) menyiapkan produk gulanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Direktur Utama PTPN X Subiyono menambahkan, ada stok gula sekitar 21 ribu ton yang siap untuk Operasi Pasar. Juga ada penambahan stok gula dari beberapa pabrik gula seperti Gempolkerep, PG Ngadirejo yang sudah memasuki musim giling.
"PTPN X pada pertengahan Juni bisa produksi 40 ribu ton gula. Belum (produksi gula) dari PTPN lainnya," katanya.
"Jawa Timur adala barometer kekuatan gula secara nasional. Sementara ini kita selesaikan di Jawa Timur dengan bersama-sama antara pemerintah daerah, PTPN dan pengusaha. Saya kira ini luar biasa," tandasnya.
Sebelumnya, Gubernur bersama dengan produsen, distributor gula di Jawa Timur bersama Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, sepakat melakukan efisiensi dan menekan harga gula yang dipasaran sekarang ini Rp 17 ribu bisa menjadi Rp 12 ribu per kilogram. (roi/ang)











































