Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 02 Agu 2017 18:10 WIB

Masuk Proyek Strategis, Pesawat R80 Bakal Mudah Dapat Investor

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2017 tentang Proyek Strategis Nasional. Lampiran Perpres tersebut mencantumkan 248 proyek yang masuk program Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, salah satu pesawat R80.

Produsen pesawat R80 adalah PT Regio Aviasi Industri (RAI). PT RAI merupakan perusahaan yang didirikan mantan Presiden BJ Habibie bersama putranya, Ilham Habibie

Komisaris PT Regio Aviasi Industri (RAI) Ilham Habibie, mengatakan terbitnya Perpres 58 dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk ikut berkontribusi dalam pembuatan pesawat R80.


"Saya kira ini bukan saja dibiayai pemerintah, kemungkinan-kemungkinan sangat tepat kita begitu. Adanya dukungan tertulis sangat betul meyakinkan investor," kata Ilham di Perpustakaan Habibie Ainun, Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/8/2017).

Saksikan video 20detik mengenai Habibie Festival 2017 di sini:


Ilham menambahkan, ada beberapa investor yang sudah tertarik bekerja sama menggarap pesawat R80 bersama RAI. Bentuk kerja sama yang diminati tidak melulu mengenai penyertaan modal, juga bisa dilakukan dengan kerja sama pembuatan komponen pesawat terbang.

"Kalau investor biasanya perusahaan yang dimiliki negara di luar negeri atau perusahaan sudah bergerak di bidang pesawat terbang. Ada beberapa bagian dia yang buat, kita jual, dia dapat pendapatan, risk and revenue sharing. Ada dari Eropa, Timur Tengah, Asia," kata Ilham.


Ilham menilai pembuatan pesawat R80 memegang peranan penting di dalam negeri. Pasalnya dengan bentuk negara kepulauan, konektivitas udara sangat dibutuhkan untuk menghubungkan orang dari satu tempat ke tempat lain.

"Negara kita ke depan pesawat terbang memegang peranan yang khusus jadi kalau memang itu alangkah baiknya kita juga menguasai teknologinya," tutur Ilham (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com